Gelaran akbar lomba burung berkicau Piala Pakualam tinggal menghitung hari, bahkan kurang dari 48 jam sejak artikel ini ditayangkan. Tanpa bermaksud mengabaikan burung-burung lainnya, publik sangat menanti aksi kacer Rincong Aceh, lovebird Kusumo, dan cucak hijau Tegar dalam even yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Jl Raya Janti Banguntapan Jogja, Minggu (14/6) lusa.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Peluang burung-burung lain untuk menumbangkan keperkasaan kacer Rincong Aceh tentu sangatlah terbuka lebar. Rincong Aceh juga makhluk bernyawa, pasti punya mood positif dan negatif.

M Kadafi selaku pemilik pun sejak dulu bersikap arif: Biarlah burung yang bekerja, pemilik atau perawat hanya bisa berusaha merawat dan menyiapkan burung sebaik-baiknya.

Kacer Rincong Aceh baru saja meraih double winner di BnR Award, Minggu 7 Juni 2015.

Bagaimana pun, Rincong Aceh yang selama tiga tahun merajai kelas kacer di negeri ini sudah kembali ke performa terbaiknya, selepas beres mabung beberapa bulan lalu. Gelar demi gelar sudah berhasil dikoleksinya, termasuk meraih double winner dalam even prestisius BnR Award di Cibubur, Minggu (7/6) lalu.

Karena alasan inilah, publik ingin sekali melihat kembali aksinya dalam Piala Pakualam di JEC. Rincong Aceh bakal didampingi dua gaco Om Kadafi lainnya, yaitu kacer legendaris Raja Rimba serta debutan Setan Hitam yang makin tajir prestasinya.

Raja Rimba juga menjuarai salah satu kelas di BnR Award, sementara Setan Hitam meraih juara 2, 2, 3, dan 4 pada empat kelas yang dilombakan. Artinya, Setan Hitam memiliki stamina hebat dan stabil prestasinya.

Raja Rimba, kacer legendaris pemegang rekor MURI.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Rincong Aceh dan Raja Rimba sama-sama pernah mengukir prestasi manis di Jogja. Dalam Piala Raja 2014, Rincong mencetak quattrik alias empat kali juara 1. Adapun kacer Raja Rimba meraih quattrick dalam Piala Raja 2013.

( Lihat video Rincong Aceh di sini, dan video Raja Rimba di sini )

Om Deko Samarinda juga dipastikan hadir di Piala Pakualam. Tetapi belum diketahui apakah dia akan menurunkan kacer Adipati, seteru utama Rincong Aceh, atau jagoan pelapisnya yang makin moncer: Wisanggeni.

Kacer Adipati hattrick di Soeharto Cup II 8/3) dan Danjen Kopassus Cup (24/4).

Adipati meraih kemenangan hattrick dalam dua even akbar, Soeharto Cup II di Jogja (8/3) dan Danjen Kopassus Cup di Kartasura (26/4), serta double winner dalam gelaran Oregano Cup di Bojonegoro, 12 April lalu.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Ancaman terhadap Rincong Aceh dan Raja Rimba juga bakal datang dari pasukan Fitri BKS. Om Fitri memiliki kacer hebat yang disimpan di kediaman Om Damar Kotagede, yaitu Dewa Serayu. Usai nyeri juara 1 di Road to BnR Jogja (14/5), kacer Dewa Serayu kembali double winner dalam Soedirman Big Festival di Purwokerto (24/5).

Kacer Dewa Serayu nyeri di BnR Jogja (14/5) dan Soedirman Big Festival di Purwokerto (24/5).

Om Fitri juga memiliki kacer Putra Kutai yang kerap menjuarai even besar di Jakarta serta dua kali juara 1 dalam Valentine Day PBI Jogja, 15 Februari 2015.

Kacer Putra Merapi milik H Fitri BKS Samarinda.

Om Edy PLN (279 SF Bekasi) juga akan menurunkan gaco terbarunya, kacer Rambo. Burung ini sukses meraih doubler winner dalam Piala Brother SF di Cibubur, 12 April lalu. Rambo dibelinya dari Bang Fandy, kicaumania asal Kendal BC, dengan tebusan Rp 150 juta plus sepeda motor baru.

Kacer Rambo milik Om Edy PLN double winner

Om Bambang Honda (Ponorogo) yang memesan tiket paling awal (nomor urut 4) kemungkinan bakal menurunkan kacer Hipnotis, yang nyaris hattrick di Piala Pakualam 2014.

Kacer Hipnotis nyaris hattrick di Piala Pakualam 2014

Ya, menarik untuk dicermati, siapa kacer terbaik dalam Piala Pakualam tahun ini.

Lihat juga prediksi persaingan di kelas lainnya:

Kelas Kacer | Cucak Hijau | Lovebird | Kenari | Murai Batu

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2 3 4 5