Kicauan lantang burung pleci dagu-kuning dari Papua

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Tanah Papua mempunyai sumber daya alam dengan keunikan dan ciri khas tersendiri, termasuk keragaman jenis burung di dalamnya. Tak heran jika di Papua juga terdapat burung pleci yang berbeda dari spesies-spesies yang kita kenal selama ini. Namanya burung kacamata dagu-kuning / black-fronted white-eyed (Zosterops minor) yang memiliki suara mengalun indah dan lantang.

Kacamata dagu-kuning dari Papua yang bersuara lantang
Burung pleci / kacamata dagu-kuning dari Papua memiliki suara lantang.

Penampilan burung kacamata dagu-kuning, atau bisa juga disebut pleci dagu-kuning, sepintas mirip kacamata dahi-hitam / black-crowned white-eye (Zosterops atrifrons) dari Sulawesi. Karena kemiripan itu, pleci dagu-kuning sering dianggap sebagai subspesies dari kacamata dahi-hitam. Padahal wilayah persebarannya saja berbeda.

Kacamata dagu-kuning mempunyai postur tubuh kecil, dengan panjang sekitar 11 cm. Tenggorokannya kuning cerah, sangat kontras dengan dadanya yang putih bersih. Dahi berwarna hitam, dengan lingkar mata berwarna putih yang lebar dan terputus. Adapun bagian mahkota dan penutup telinganya hijau kekuningan.

Spesies ini terdiri atas empat ras (subspesies), yaitu:

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
  1. Zosterops minor minor: Tersebar di Pulau Yapen dan lereng utara dari deretan pegunungan di dataran utama Pulau Papua bagian timur, hingga Pegunungan Sepik dan Pegunungan Adelbert.
  2. Zosterops minor chrysolaemus: Tersebar di Pegunungan Vogelkop, lereng selatan dari deretan pegunungan di dataran utama Pulau Papua, dan Pegunungan Herzog timur.
  3. Zosterops minor gregarius: Tersebar di kawasan timurlaut Pulau Papua atau Semenanjung Huon.
  4. Zosterops minor delicatulus: Tersebar mulai dari lereng selatan dari deretan pegunungan di tenggara Pulau Papua, hingga ke timur sampai Milne Bay dan Kepulauan D’Entrecasteaux.

Dengan demikian pleci dagu-kuning hanya bisa ditemukan di Tanah Papua. Beberapa plecimania sering menganggap burung ini sama seperti pleci topi-hitam / black-capped white-eye (Zosterops atricapilla), padahal jelas berbeda.

( lihat juga Black-capped white eye: Kacamata topi hitam yang makin popular )

Di tempat persebarannya, pleci dagu-kuning sering terlihat bersama kelompoknya yang terdiri atas beberapa ekor hingga puluhan ekor burung. Pakan utamanya adalah arthropoda seperti laba-laba dan serangga, biji-bijian, dan buah-buahan.

Spesies ini biasanya ditemukan dalam vegetasi kanopi di hutan, tepian hutan, hutan sekunder dan perkebunan, dengan ketinggian mulai dari 400 hingga 1450 meter dari permukaan laut (dpl).

Dari kiri ke kanan: kacamata dagu-kuning, kacamata dahi hitam, dan kacamata topi hitam
Dari kiri ke kanan: kacamata dagu-kuning, kacamata dahi-hitam, dan kacamata topi-hitam

Suara kicauannya terdengar mengalun indah, dengan volume yang cukup keras alias lantang. Lagu-lagu tersebut dibawakannya dengan irama serak dan berulang (monoton). Namun, tidak menutup kemungkinan kalau spesies ini juga memiliki kemahiran berkicau sebagaimana spesies burung pleci lainnya yang sudah popular terlebih dulu.

Berikut ini beberapa contoh suara kicauan burung kacamata dagu-kuning

  • Suara kicauan kacamata dagu-kuning variasi 1
  • Suara kicauan kacamata dagu-kuning variasi 2

Unduh suara pleci dagu-kuning di sini

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.