Kacer Adipati hattrick di Perang Bintang Soba Enterprise

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Perang Bintang Soba Enterprise ternyata tidak sekadar nama. Sejumlah jagoan papan atas dan layak disebut bintang pun turun serta bertarung seru dalam lomba burung berkicau yang berlangsung di Jl Soekarno Solo Raya, belakang Mapolsek Solo Baru, Minggu (6/12).

Perang Bintang Soba Enterprise
Tujuh kelas lovebird full peserta di Perang Bintang Soba Enterprise, Minggu (6/12).

Anda tahu kacer Adipati milik Mr Deko Samarinda? Ya, rival utama kacer Rincong Aceh andalan Om Kadafi ini juga turun di gelaran Soba Enteprise. Turun di semua (3) kelas, kacer Adipati tak mampu ditandingi lawan-lawannya yang sebenarnya juga hebat-hebat.

Bayangkan, sejumlah kacer jawara turun di sini, misalnya Batman milik H Bayu Kediri, New Predator andalan Mr Kurniawan (Sragen), Senopati milik Mr Totok (Solo Timur), Alexis kepunyaan Om Kelvin (Austin SF), Super Star orbitan Ir David (Jogja), hingga Capres besutan Om Agung Jaya (Tulungagung).

Kacer Adipati
Kacer Adipati: Aksinya tak terbendung lawan-lawannya.

Semuanya dibabat habis oleh kacer Adipati. Pada Kelas VIP, Adipati mengungguli kacer Batman dan New Predator. Kelas Bintang juga dimenanginya, ditempel New Predator dan Batman di posisi kedua dan ketiga.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Kemenangan hattrick akhirnya diraih Adipati setelah tampil terbaik di Kelas Soba. Kacer Capres juara kedua, disusul Batman dan Senopati pada posisi berikutnya.

Kru Mr Deko
Kru Mr Deko siap bawa kacer Adipati ke Jakarta Cup II (20/12).

Adipati menjadi satu-satunya burung yang mampu menjuarai tiga kelas. Dua burung lainnya menang di dua kelas, yaitu anis merah Raja Lenong milik H Mansur Muntilan dan kenari Raja koleksi H Suwadi (Mr SWD), keduanya memperkuat Duta Piala Wali Kota Solo.

Anis merah Raja Lenong juga masih terlalu kuat bagi lawan-lawannya. Dua kelas pun sukses dimenanginya. “Ini modal bagus buat turun di BRI Cup Bandung (13/12). Saya siap bawa anis merah Raja Lenong dan Kobelco. Sesudah itu ke Jakarta Cup II atau Piala Wali Kota Solo, yang sama-sama digelar hari Minggu 20 Desember 2015,” ujar Om Mansur.

Om Suwadi tak hanya sukses bersama kenari Raja yang nyeri juara 1. Dia juga membawa gaco hebat di kelas pleci, yakni Supernova, yang hampir selalu menjuarai lomba. Dalam even kali ini, Supernova kembali meraih juara 1, mengalahkan Putra Mandala koleksi H Fitri BKS (Samarinda) serta Black Jack milik Mr Gendut (Cak Galek SF).

H Suwadi
H Suwadi meraih juara 1 di kelas kenari (2 kali) dan pleci.

Kenari dibuka tiga kelas, yaitu VIP, Bintang, dan Kalitan Sejati. Kenari Raja sukses menjuarai Kelas VIP dan Bintang. Di Kelas VIP, Raja mengungguli kenari Strada besutan Om Agus Vianno (Duta Wali Kota Solo) dan Malvinas milik BMBS Produk (Duta Harpindo Cup).

Kenari Raja dan Malvinas kembali bertarung ketat di Kelas Bintang. Raja tetap di peringkat pertama, Malvinas runner-up, disusul kenari Little King milik Om Andi Kudus (DA SF) di posisi ketiga.

Kelas Kalitan Sejati dimenangi kenari Robin Hood milik Fitri BKS yang diturunkan Om Dicko Gembul. Juara kedua dan ketiga diraih kenari Brajamusti milik Om Babyt (Blitar) dan Liviana besutan Om Tedi / Om Nanda (Duta Harpindo).

Kenari Robin Hood
Kenari Robin Hood jawara di kelas kalitan.

Meski menempati juara 2, Om Agus Vianno tetap puas melihat penampilan kenari Strada. “Memang belum maksimal, tetapi lumayan untuk pemanasan menuju Piala Wali Kota Cup Solo,” jelas Om Agus Delta, nama asli pengorbit kenari jawara tersebut, yang kali ini memperkuat Duta Manahadap.

Fitri BKS juga meraih juara pertama kelas cendet, melalui gaco lawas bernama Ali Topan. Burung ini juga dikawal Om Dicko dan kawan-kawan. Ali Topan menjuarai Kelas VIP, sedangkan Kelas Bintang dimenangi cendet Samsung andalan Om Alvin Syuhada (Duta Valentine).

Cendet Ali Topan dan Samsung memang sudah sering bertemu dalam berbagai even di Blok Tengah. Keduanya saling mengalahkan, menandakan kualitas yang berimbang.

Selain Ali Topan dan Samsung, ada dua cendet lain yang berprestasi dalam even ini, yaitu Junior milik Om Rudy NRS (Luwes BC) dan Cobra besutan M Si B (Gaplek Perkasa SF). Junior meraih juara 2 dan 3.

Mr Si B dan pentet Cobra
Mr Si B (berdiri, tengah) moncer bersama pentet Cobra.

Cobra harus puas menjadi juara 2 Kelas Bintang, setelah kalah tos dari cendet Samsung. Tak sedikit pengamat cendet yang menyebut bahwa Cobra layak memperoleh hasil yang lebih bagus.

Om Rudy NRS juga menurunkan cucak hijau Ferrari, dengan hasil dua kali juara 3. Cucak hijau Bezita milik Mr Q Ong (Duta Manahadap) terbaik di kelas Bintang, unggul atas Artis 99 milik Om Vicho RB (Remaja Baru SL3) dan Ferrari.

Om Agus Vianno dan Q Ong
Om Agus Delta (kiri) dan Q Ong kibarkan bendera Duta Manahadap.

Rembo milik Mr Kurniawan menjuarai Kelas Soba, disusul Crystal milik Om Antok (Palur) dan Ferrari. Kelas utama VIP dimenangi cucak hijau Raja Bumi milik Dedek (Aksi BF Kartasura). Juara kedua dan ketiga masing-masing Rembo dan Raja Tawon milik Mr Yono Nganjuk.

Om Rudy NRS bersama kru Luwes BC
Om Rudy NRS (tengah) bersama kru Luwes BC

Pertarungan paling seru terjadi di kelas lovebird. Panitia membuka tujuh kelas lovebird, seluruhnya full peserta. Sejumlah gaco lawas kembali meraih juara, seperti lovebird DJ Krisna milik Om Nanang Kris (Luwes BC), Bonita milik Om Joko Boyolali (juara 2 dan 3), Sri Ratu milik Om Eko Jangkrik (juara 2), serta Natalie milik M Adrian Sukoharjo (juara 3).

Om Rizal dan lovebird Rachel
Om Rizal (kanan) moncer bersama lovebird Rachel hasil ternaknya.

Nama-nama baru muncul, misalnya lovebird Rachel milik M Adrian. Lovebird hasil breeding M Adrian dan ayahnya, M Rizal, ini memang baru diorbitkan. Rachel menjuarai Kelas Bintang A, unggul atas Sri Ratu milik Om Eko Jangkrik / Om Boby, serta Dealova milik Bang Rony (Cah Galek SF).

Lovebird Si Dona, gaco anyar Den Damar (Karno SF),  bahkan menjuarai kelas VIP A. Lovebird Sinchan orbitan Gus Pencenk, langganan juara di Jawa Timur, terbaik di Kelas Bintang A.

Lovebird Sinchan
Lovebird Sinchan mampu bersaing di Solo Raya.

Lovebird lain yang meraih juara pertama adalah King milik Koh Tik (Putra Madun SF Boyolali), Queen koleksi Om Wahyu CK (Phoenix BC Solo), DJ Krisna gaco lawas andalan Om Nanang Kris (Luwes BC), serta J-Lo milik Om Hendi Rep (Kendal).

Gus Pencheng
Gus Pencenk (kanan) juara 1 kelas lovebird (Sinchan) dan murai batu (Samuray).

Duta Piala Wali Kota Solo tampil sebagai juara umum bird club (BC) setelah sukses menjuarai beberapa kelas, serta menempatkan belasan gaconya di daftar juara.

Secara keseluruhan, even Perang Bintang Soba Enterprise menuai sukses besar. Kendati baru seumur jagung, event organizer (EO) pimpinan Om Bernard Kurniawan ini langsung diminati para kicaumania di Solo Raya.

Duta Wali Kota Solo raih juara umum
Mr Kurniawan (kacamata hitam) pimpin Duta Wali Kota Solo raih juara umum.

Hal ini bisa dilihat dari penjualan tiket yang tercatat 1.042 lembar. Angka yang cukup fantastis di Solo Raya, apalagi lomba ini dikemas oleh EO yang relatif baru seperti Soba Enterprise. Ini yang membuat Om Bernard dan kawan-kawan makin bersemangat untuk menyiapkan even yang lebih besar lagi. (Waca)

Om Eko Jangkrik
Om Eko Jangkrik (kacamata hitam): LB Sri Ratu masih stabil.
Om Bernard
Om Bernard Soba (kiri) menyalami peserta dari Semarang.

Hasil Perang Bintang Soba Enterprise (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.