Latpres Randu Alas BC Adiwerna: Cucak ijo Maha Dewa dan Rextor berbagi gelar

Akibat hujan sejak siang hari, banyak calon peserta yang sudah memesan tiket membatalkan kehadirannya dalam Latpres Randu Alas BC di Gang Seruni (belakang TK Kartika) Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Senin (23/5). Kendati demikian, Om Yanto Sate selaku ketua Randu Alas BC memutuskan tetap menggelar latpres tersebut, namun baru dimulai sekitar pukul 15.00.

“Yang namanya kehendak alam, tak seorang pun dapat menghalanginya. Namun latpres tetap kita gelar. Kasihan rekan-rekan kicaumania yang sudah datang jika latpres dibatalkan,” kata Om Yanto Sate.

Latpres Randu Alas BC Adiwerna Tegal
Suasana kelas cucak ijo dalam Latpres Randu Alas BC Adiwerna, Tegal, Senin (23/5).

Publikasi mengenai Latpres Randu Alas BC itu memang sudah disebarluaskan jauh-jauh hari melalui jejaring sosial (FB), serta lewat pemberitahuan pada kegiatan latber di sejumlah gantangan lain. Sudah banyak rekan kicaumania yang melakukan pemesanan tiket, namun kehendak alam berbicara lain.

Siang itu, sebagian besar wilayah di Kabupaten Tegal memang diguyur hujan, dan belum berhenti hingga lewat pukul 14.00. Calon peserta yang membatalkan pesanan tiket umumnya berasal dari Kabupaten Brebes serta wilayah selatan dan timur Kabupaten Tegal.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Empat kelas yang direncanakan, yakni Exclusive (tiket Rp 60.000), Mega Bintang (Rp 50.000), Bintang (Rp 30.000), dan Favorit (Rp 20.000), tak seluruhnya dapat dimainkan. Panitia latpres yang dikendalikan Om Ipung akhirnya hanya membuka Kelas Exclusive dan Mega Bintang untuk lovebird dan cucak ijo. Kacer dan kenari hanya dimainkan di Kelas Mega Bintang, serta pleci hanya di Kelas Bintang.

“Kami melayani tiket terhadap jenis burung yang sudah berada di tempat. Itu pun kami batasi, karena waktu sudah terlalu sore,” jelas Om Ipung.

Dua lovebird yang belakangan ini sedang naik daun, yakni Fitri dan Sinden, berbagi gelar juara 1. Fitri milik Om Pepeng (JCC Tegal 168) menjuarai Kelas Mega Bintang, mengungguli lovebird Senopati milik Om Eko Gibran (Pangdam BC).

Lovebird Fitri
Lovebird Fitri saat ini sedang naik daun.

Dalam dua pekan terakhir ini, lovebird Fitri selalu tampil elegan. Bahkan dalam even akbar Piala Canting di Pekalongan (15/5), Fitri mampu meraih juara 5 dan 8. Saat itu, lovebird Fitri tampil satu pedok dengan lovebird Kusumo. “Itu merupakan pengalaman yang sangat berkesan,” kata Om Pepeng.

Om Pepeng dan lovebird Fitri
Om Pepeng bersama lovebird Fitri.

Kemudian dalam gelaran Majam Ora Umum Vaganza di Cirebon (22/5), Fitri meraih juara 1 dan 6 di Lelas Bli Fafa A dan B.

Lovebird Sinden milik Om Hilal (Tegal Family) sukses menjuarai Kelas Exclusive. Juara 2 dan 3 diraih Jaguar koleksi Om Cepot (Aladin SF) dan Wonder Woman besutan Om Rizza dari Mellow SF Tegal.

Lovebird Jaguar
Lovebird Jaguar juara 2 Kelas Exclusive.

Om Gatot PW, kicaumania dari Vantavin SF, menurunkan cucak ijo Rextor andalannya, yang sebelumnya double winner dalam Latpres Yudhistira BC (15/5).

Rextor kembali menunjukkan kehebatannya dengan menjuarai Kelas Exclusive, mengungguli dua gaco koleksi Tim Ora SF, masing-masing cucak ijo Badui milik Om Ojie K dan Jetis kepunyaan Om Galih S.

cucak ijo Rextor
Cucak ijo Rextor juara 1 Kelas Exclusive.
Om Ojie dan Om Galih
Tim Ora SF meraih juara 2 dan 3 cucak hijau Kelas Exclusive.

Namun pada Kelas Mega Bintang, Rextor bertengger di posisi kedua di bawah cucak ijo Maha Dewa koleksi Om Suwandi (Jl Arjuna Slerok Tegal) yang meraih juara pertama.

Cucak ijo Maha Dewa
Cucak ijo Maha Dewa terbaik di Kelas Mega Bintang.

Om Abie BB, kicaumania asal Dayak SF Tegal yang mempunyai sejumlah amunisi andal, menurunkan kenari Serdadu di Kelas Mega Bintang.

Serdadu tampil sebagai juara 1, disusul kenari Sunrise besutan Om Sultoni (Weringin BC Songgom) dan Jambrong koleksi Pejuang Pantura (Papburi Tegal).

Om Abie BB, pemilik kenari Serdadu
Om Abie BB: Kenari Serdadu juara 1.
Kenari Sunrise
Kenari Sunrise juara 2 Kelas Mega Bintang.
Kenari Jambrong
Kenari Jambrong andalan Papburi Tegal juara 3.

“Alhamdulillah, meski berangkat ke sini hujan-hujanan, Sunrise masih mau tampil ngotot. Terimakasih kepada pengelola Randu Alas BC atas sambutannya yang luar biasa,” ucap Om Sultoni alias Om Tony Brebes, yang juga pengelola gantangan Weringin BC Songgom.

Om Sultoni dan kenari Sunrise
Om Toni Brebes (kanan), pemilik kenari Sunrise.

Pleci yang dilombakan sekali, yakni Kelas Bintang, dimenangi Dewa Langit milik Om Ogi (Pangdam BC). Juara 2 dan 3 masing-masing diraih Cakra Buana besutan Om Andika (X-Gawe Team) dan Sito Gendeng kepunyaan Om Udonk (Abenk Zosterops).

Om Ogi dan pleci Dewa Langit
Om Ogi (kiri): Pleci Dewa Langit juara 1.

Kacer juga hanya dimainkan satu sesi (Mega Bintang). Pemenangnya adalah kacer Judika orbitan Om Magaz (Tegal).

“Terimakasih atas kehadiran teman-teman kicaumania di tengah kondisi yang kurang menguntungkan ini. Semoga dalam latber Senin mendatang bisa hadir kembali di sini. Insya Allah, para Ramadhan mendatang, Randu Alas BC tetap mengadakan latberan,” jelas Om Ipung melalui pengeras suara. (Julis Nur Hussein)

Latpres Randu Alas BC
Suasana pendaftaran peserta Latpres Randu Alas BC.
Latpres Randu Alas BC
Para pemenang Latpres Randu Alas BC.
Latpres Randu Alas BC
Guyup rukun para pemenang Latpres Randu Alas BC.

Hasil Latpres Randu Alas BC Adiwerna (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.