Skip to content
Tentang iklan-iklan ini

Membangkitkan kembali burung yang ngedrop

Penyebab burung ngedrop atau berubah sifat dan karakternya yang menyebabkan mogok bunyi memang sangat beragam. Ada yang bersumber dari kurangnya perhatian pemilik, perawatan yang asal-asalan, hingga gangguan kesehatan yang membuat burung yang semula gacor menjadi berbalik lagi seperti burung bakalan. Yang lebih parah lagi, masalah perubahan karakter ini juga bisa menimpa burung yang sudah jinak, sehingga menjadi giras kembali begitu ia dalam kondisi ngedrop. Bagaimana cara membangkitkan kembali burung yang ngedrop? 

Murai batu termasuk burung yang rentan ngedrop

Murai batu pun rentan ngedrop

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, baiklah kita telusuri beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan burung bagus menjadi ngedrop :

  • Burung yang tidak pernah diperhatikan pemilik atau perawatnya. Misalnya burung selama ini hanya digantung di tempat yang jauh dari aktivitas manusia, atau dirawat asal-asalan atau semaunya. Burung yang mengalami kondisi demikian cenderung akan cepat berubah sifat dan karakternya. Jika semula jinak, bisa menjadi liar kembali akibat minimnya perhatian dan interaksi pemilik terhadap burungnya.
  • Burung yang sering dilombakan atau ditemukan dengan burung sejenis dalam kondisi tubuhnya yang sebenarnya kurang fit. Misalnya, karena ingin segera berlomba, burung sehabis sakit atau baru selesai mabung langsung diturunkan ke lapangan.
  • Burung yang selalu berubah-ubah perawatannya, sehingga memicu stres yang dapat membuatnya ngedrop.
  • Burung yang kalah mental karena kaget / ketakutan oleh lawannya sehingga trauma dan drop mental.

Banyak kicaumania pemula yang frustasi melihat burungnya drop, sehingga mengambil jalan pintas dengan membawanya ke pasar burung untuk dijual, atau tukar tambah dengan burung lain. Sebaliknya, kicaumania berpengalaman dan tahu seluk-beluk atau rahasia perawatan burung ngedrop justru senang membeli burung-burung seperti ini.

Dengan harga  sangat miring, apalagi jika burung tersebut pernah juara atau sebelumnya rajin bunyi, dia dengan cepat mampu mendandaninya sehingga menjadi gacor kembali. Hal ini sering terjadi dalam kenyataannya, di mana pengorbit burung punya amunisi baru hasil “reparasi” burung ngedrop.

Lalu, bagaimana sebenarnya merawat burung yang terlanjur ngedrop ? Kuncinya adalah memanjakan burung tersebut dengan makanan dan perhatian perawatnya. Jika hal tersebut bisa dilakukan, maka dalam beberapa hari burung akan membangun kembali kepercayaan dirinya yang hilang dan akan kembali gacor seperti semula.

Tahapan membangkitkan burung ngedrop

Ada beberapa tahapan mengenai perawatan harian untuk burung yang jatuh mental /  ngedrop. Namun perlu dicatat, aplikasi ini tidak berlaku untuk burung dari keluarga punglor seperti anis kembang dan anis merah (khusus keluarga punglor, ada tips khusus yang pernah dikupas di sini). Selebihnya bisa diterapkan pada jenis burung kicauan lainnya, seperti cucak jenggot, kacer, murai batu, ciblek, cendet, dan sebagainya.

Berikut ini tahapan membangkitkan burung yang ngedrop :

  • Pada saat burung sudah berada di rumah, segera full kerodong agar lebih tenang dan siap beradaptasi dengan lingkungan barunya.
  • Gantung burung di tempat yang tenang, serta jauh dari keberadaan burung lain yang ada di rumah selama  beberapa hari.
  • Selama masa perawatan,  sebaiknya manjakan burung dengan memberikan pakan kesukaannya sebanyak yang dia mau (ad libitum / pemberian tanpa batas), seperti jangkrik atau serangga lainnya.
  • Jika burung menyukai buah, berikan buah-buahan yang sebelumnya sudah diolesi dengan madu.
  • Selama masa perawatan, burung sebaiknya jangan dimandikan dahulu.
  • Jika memungkinkan, burung bisa dirangsang untuk kembali bunyi dengan memberikan terapi TestoBirdBooster (TBB). Pemberian awal 3 hari berturut-turut. Pantau sampai sepekan sejak pemberian hari pertama. Biasanya burung sudah mau bunyi lagi pada hari ke-3 s/d ke-7. Untuk selanjutnya, meski sudah tidak ngedrop lagi, pemberian  cukup 1x seminggu.
    Jika sampai seminggu belum ada perubahan, bisa diulangi lagi pada minggu kedua dengan cara yang sama (3 hari berturut-turut). Sebab kondisi burung yang ngedrop berbeda-beda, demikian pula karakter dasarnya, sehingga efek TBB terhadap burung yang satu terkadang berbeda dari burung lainnya. Tetapi, berdasarkan testimoni para pelanggan, burung biasanya gacor lagi pada hari kedua atau ketiga.
  • Setelah beberapa hari masa perawatan (misalnya setelah 1-2), barulah diberikan perawatan harian seperti biasanya.
  • Beberapa hari berikutnya, burung sudah sembuh dan siap untuk berkicau kembali menyenangkan tuannya.

Perawatan berikutnya adalah memberikan tambahan suplemen mineral atau vitamin untuk menjaga kondisi burung tetap fit, sehingga tidak mudah ngedrop, selalu aktif dan rajin berkicau, serta siap beraksi kembali di lapangan (jika sebelumnya sering berlomba).

Demikian tips Om Kicau kali ini, yang bisa diterapkan untuk membangkitkan burung Anda di rumah yang ngedrop, atau melirik burung teman Anda yang ngedrop, dibeli dengan harga miring, dan dibangkitkan Anda di rumah.

Bagaimana? Sudah siap mencari burung yang ngedrop ?

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

Ada pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja). Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

7 Comments »

  1. Iya tu om,saya juga.
    MB yang baru saya beli udah ada nama tu di kontes,tp sekali sampek rumah liarnya minta ampun deh,gak bunyi lg!Bikin setres,gimana ni om solusinya.Soal harganya jg gak murah,rugi donk kl burungnya gak beres.

    Suka

    • kemungkinan itu karena burung kacernya masih muda om, jadi belum terlalu siap untuk di adu dengan burung lain. saran saya sering dilatih saja seminggu sekali, dan untuk rawatan hariannya EF bisa ditambah dari yang biasanya, kroto bisa diberikan seminggu dua kali.

      Suka

  2. om mau tanya,,saya punya murai batu,
    murai klo melihat org/didekati sering terbang tdk beraturan,nabrak sangkar kyk ingin keluar sangkar..
    klo kyk gtu kondisi murai knp ya om & bagaimana cara menanganinya ??
    terima kasih..

    Suka

  3. Assalammualaikum…om, sy punya ci trotol Уg katanya sih jatim, gmn ya om supaya ci sy itu sehat dan doyan makan sebelum nya terima kasih om wassalammualaikum.,.

    Suka

  4. Wah kebetulan banget ada tips ini..saya baru aja beli murai ekor hitam yang kondisi sedang topform dilapangan & sering tampil setiap minggunya yang saya beli cukup mahal juga, tapi pada saat saya ambil dan sampai dirumah beberapa hari kemudian ini burung ga gacor & takut sama orang (dirumah cuma ada murai ini, ga ada burung lain)…pada saat saya bawa kelapangan kalau juri datang murai ini langsung lompat ketakutan…ini membuat saya stress banget padahal materi & volumenya dahsyat banget..

    sekarang sedang saya terapi dengan menitipkan ke teman saya yang buka kios burung untuk membiasakan bertemu orang…kira2 tahap ini benar tidak Om Duto kalau melihat kasus diatas..

    terima kasih
    hanggoro

    Suka

  5. Aq pernah ngalami jg om…tp slalu bys msalahnya krna wktu qt mmbwa burung dr tmpat awal ktmpat qt
    1 lg aq mw tny om…kalo burung dah bunyi tp klakuan liar gmn ngatasinya om??pdahal sbelum beli brung jinak bgt….

    Suka

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 156.027 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: