Ada cerita bersambung tentang burung langka di Om Kicau

Posting Om Kicau kali ini mungkin sedikit nyeleneh, yaitu cerita bersambung (cerber) berjudul “Karena Aku Peduli Enggang Gading” karya Dudung Abdul Muslim. Tokoh utamanya adalah Kinanti, jurnalis cantik yang berkerja di majalah lingkungan hidup, dan diminta atasannya melakukan investigasi terhadap sindikat perdagangan ilegal paruh enggang gading.

Agar lebih menarik, tema cerita ini dibumbui sekelumit kisah pertunangan Kinanti dan Rinto yang nyaris batal gara-gara enggang gading. Penulisan cerber ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai burung enggang gading yang termasuk satwa langka dan dilindungi pemerintah, terutama melalui karya fiksi. Apalagi belakangan ini sering terjadi pembantaian terhadap burung endemik Kalimantan, untuk diambil paruhnya yang menyerupai gading, kemudian diperjualbelikan oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

Cerber Karena Aku Peduli Enggang Gading terdiri atas tujuh bagian, yaitu:

*) Catatan Om Kicau: Cerber dalam bentuk CHM bisa diunduh di sini.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Burung Enggang Gading, Satwa Langka yang Dilindungi
ENGGANG GADING: SUNGGUH EKSOTIK

Selama ini saya belum pernah menulis cerita fiksi, entah cerita pendek, cerber, maupun novel dengan tema konservasi satwa langka. Satu-satunya cerita fiksi yang pernah saya buat dengan tema dunia binatang adalah “Bekisar, Pahlawan Perdamaian”. Itu pun ditulis dalam rangka memburu uang hadiah Lomba Dongeng Perdamaian Tingkat Nasional yang diselenggarakan Yayasan Limpad (2000), dengan juri antara lain Butet Kertaradjasa dan Yanusa Nugroho dan diikuti 1.500 peserta. Alhamdulillah dapat Rp 2 juta, meski hanya Juara Harapan I.

Ketika Om Duto meminta saya menulis cerber tentang burung enggang gading, muncul keraguan apakah bisa memenuhi permintaan itu. Minimnya pengalaman menulis cerita fiksi bertema konservasi satwa langka membuat saya tak segera menjawab permintaannya.

Keraguan saya mulai memudar ketika melihat Om Duto menurunkan beberapa artikel di omkicau.com, yang menyoroti maraknya perdagangan ilegal satwa langka. Salah satunya bisa dicek di sini. Om Duto terlihat begitu peduli terhadap kelestarian burung-burung langka, apalagi yang terancam punah. Beliau seperti ingin meluruskan stereotipe miring yang kerap ditujukan kepada para penggemar burung berkicau, bahwa komunitas ini cenderung abai terhadap kelestarian burung di alam bebas.

Maka, ketika saya akhirnya menyanggupi permintaan beliau, konteksnya bukan karena saya punya kemampuan untuk itu. Saya hanya ingin ikut ambil bagian, meski teramat kecil, dalam upaya pelestarian satwa langka di Indonesia.

Saya berharap muncul karya fiksi dengan tema senada, dengan kualitas yang jauh lebih baik. Ya, upaya konservasi satwa langka bisa dilakukan melalui berbagai cara. Karya fiksi hanya salah satu saja, tetapi berdiri sejajar dengan publikasi ilmiah, penulisan opini di media massa, dan aksi nyata di tempat-tempat konservasi.

Selamat menikmati, mohon kritik dan saran…

Salam dari Om Kicau.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.