Cendet Jendral, kacer Wiro Sableng, LB Serra, MB Pedrosa nyeri di KKB Boyolali

Empat burung berhasil nyeri juara 1 dalam Latpres KKB (Komunitas Karanggeneng Berkicau) di Pasar Sapi Singkil, Boyolali, Minggu (9/8). Keempat jawara itu adalah cendet Jendral (milik Om Andrew dari Sumber Mas), kacer Wiro Sableng (Om Somo Sinto Adi; P2-3B), lovebird Serra (Om Mahendra Balung Manuk), dan murai batu Pedrosa (Om Husain; Solo).

Gelaran KKB, baik latber maupun latpres, kini menjadi salah satu even yang diminati para kicaumania di wilayah Boyolali dan sekitarnya. Bahkan seperti terlihat dalam latpres kemarin, banyak kicaumania dari luar kota yang datang, antara lain Solo, Kartasura, Salatiga, Simo, Karanggede, Jogja, Klaten, dan Pacitan.

Suasana Latpres KKB Boyolali
Kemeriahan suasana Latpres KKB di Pasar Sapi Singkil, Boyolali, Minggu (9/8).

Panitia KKB yang digawangi Om Agung Agna, Om Deco, Om Didik Mazda, dan Om Ryan Gandik selalu berusaha memberi pelayanan terbaik kepada para peserta. Lomba pun berjalan meriah, lancar, dan sukses.

Panitia membuka tiga kelas, yaitu VIP, Bintang, dan Sejati yang seluruhnya terdiri atas 19 sesi lomba. Kelas lovebird semula dibuka lima kelas. Namun dalam praktiknya dijubeli peserta, sehingga panitia membuka dua kelas tambahan: Pasar Sapi dan KKB. Dengan demikian, gelaran ini seluruhnya terdiri atas 21 sesi.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Latpres KKB Boyolali
Spanduk ucapan selamat datang untuk para peserta Latpres KKB Boyolali.

Beberapa jagoan mapan di Blok Tengah turun di sini, misalnya murai batu Pedrosa milik Om Husain dari Solo. Pedrosa masih terlalu tangguh bagi lawan-lawannya, dan sukses menjuarai dua kelas yang dibuka panitia.

Di Kelas VIP, Pedrosa mengungguli beberapa lawan tangguhnya seperti Arjuna milik Purnama Jaya (Semanggi, Solo) dan Pajero orbitan Om Totok (Solo Timur). Keduanya bertengger di urutan kedua dan ketiga.

Pedrosa kembali tampil gemilang dan menjuarai Kelas Bintang. Juara kedua diraih Nogo Ngomyang kepunyaan Om Ardi (BTM SF Sukoharjo), disusul Mr Black kepunyaan Begal SF Klaten.

Murai batu Pedrosa
Murai batu Pedrosa dua kali meraih juara 1.

Hasil nyeri juga diraih kacer Wiro Sableng. Jagoan Om Somo Sinto Adi dari P2-3B Boyolali ini terbaik di Kelas Bintang, mengungguli kacer Asoka milik Om Dwi Londo (Simo) dan Rojo Lele koleksi Top JN (Karanggede, Boyolali).

Di Kelas Sejati, Wiro Sableng kembali tak terkalahkan. Kali ini kacer Black Angel milik Om Anang dari Prambanan berada di posisi kedua, satu setrip di atas kacer Merlin koleksi Rizki SF (Mojosongo).

Cendet dibuka dua kelas, dan semuanya dimenangi cendet Jendral. Dua kali gaco milik Om Andrew ini mengungguli cendet Plankton milik Om Aji Wibowo (Densus Group) yang selalu di posisi kedua.

Bagaimana dengan lovebird yang digelar hingga tujuh kelas? Persaingan sejatinya relatif berimbang, apalagi tidak sedikit jawara-jawara Blok Tengah yang tampil, seperti lovebird DJ Krisna, DJ Nanang, Serra, Kencana Sari, Cassandra, dan lain-lain.

Lovebird Serra alias Widuri sukses menjuarai dua kelas. Burung milik Om Mahendra (Balung Manuk) ini terbaik di Kelas Bintang A dan Sejati A. Pada kelas yang disebut terakhir ini, Serra mengungguli LB Kencana Sari dan DJ Nanang yang meraih juara 2 dan 3.

Lovebird Serra
Lovebird Serra alias Widuri sukses menjuarai dua kelas.

Lovebird Serra tampil perdana dalam HUT Ke-18 Handayani BC di Wonosari, Gunungkidul, tanggal 17 Mei lalu, dan langsung menggebrak dengan menjuarai dua kelas sekaligus. Padahal lawan-lawannya dikenal tangguh, antara lain lovebird Shakira milik Gus Aly (Muntilan) dan Yellow Lady besutan Om Aris Excellent (Jogja).

Sejak itu penampilannya makin diperhitungkan para pemain lovebird lainnya, terutama di kawasan Solo Raya serta Jogja. Terbukti dalam kontes di KKB Boyolali, lovebird Serra kembali menjuarai dua kelas sekaligus.

Kencana Sari kebagian satu gelar juara, yaitu di Kelas Sejati B. Dua gaco koleksi Luwes BC, yaitu DJ Nanang milik Om Andre Madonna dan DJ Krisna orbitan Om Nanang Kris, meraih juara 2 dan 3.

Sama seperti Serra, Kencana Sari merupakan lovebird pendatang baru yang langsung menyodok ke papan atas persaingan di Solo Raya. Burung milik Om Mirza dari Istana SF Boyolali melejit pertama kalinya saat menjuarai even Boyolali Cup I di Alun-Alun Boyolali, 10 Mei 2015.

Tiga bulan berselang, penampilannya makin matang. Bahkan dalam Latpres KKB kali ini, Kencana Sari juga moncer di tiga kelas lainnya, dengan meraih juara 2, 3, dan 3.

Kelas utama VIP dimenangi lovebird Cassandra. Gaco milik Om Bernard dari Solo Baru ini unggul atas Pretty milik Om Sambas (Istana SF) dan Kencana Sari.

Latpre KKB Boyolali
Ini dia trofi untuk para juara

Om Agung Agna dan kawan-kawan mewakili seluruh kru panitia dan juri mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan sobat kicaumania dari berbagai daerah. “Mohon maaf kalau masih ada kekurangannya. Sampai ketemu dalam even-even KKB selanjutnya,” kata Om Agung.

Panitia Latpres KKB Boyolali
Panitia Latpres KKB Boyolali di bagian pendaftaran peserta.

(Kontributor: Om Riski)

Hasil Latpres KKB Boyolali (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.