Lovebird Surti raih penghargaan LBW di Weringin BC Brebes

Latber Weringin BC Songgom berlangsung meriah di Jl Pancasakti Desa Songgom Lor (belakang Sultan Mart), Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Kamis (24/3). Gerimis sempat turun ketika lomba baru dimulai, tapi tidak berlangsung lama.

Akhirnya dua kelas (Mega Bintang dan Bintang) yang terdiri atas tujuh sesi lomba pun bisa berjalan lancar. Latber dihadiri sejumlah kicaumania dari Brebes, Tegal, Slawi, Margasari, dan Jatibarang.

Latber Weringin BC Songgom Brebes
Suasana kelas lovebird dalam Latber Weringin BC di Songgom, Brebes.

“Alhamdulillah, latber berjalan lancar. Peserta pun datang dari berbagai daerah di wilayah Tegal dan Brebes bagian selatan. Terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya,” kata Om Damari, pelaksana kegiatan Weringin BC.

Ketua Weringin BC, Om Sultoni, menambahkan bahwa klub ini sejatinya berdiri sejak 2014. Namun lantaran sesuatu hal, kepengurusan beralih kepada dirinya sejak enam bulan terakhir ini.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Weringin BC rutin mengadakan latber setiap Kamis mulai pukul 14.000, dengan membuka dua kelas: Bintang (tiket Rp 10.000) dan Mega Bintang (Rp 20.000). Adapun latpres digelar hari Minggu mulai pukul 10.00. Tiket dibanderol Rp 20.000, Rp 40.000, dan Rp 60.000.

Om Toni Brebes
Om Sultoni alias Om Toni Brebes, ketua Weringin BC.

Adapun jadwal latpres menyesuakan giliran. Sebab Weringin BC bersama Temu Kerep BC, Larangan BC, dan Sitanggal BC menjadi bagian dari Paguyuban Gantangan Brebes. Semua ube rampe kegiatan di Weringin BC disokong sepenuhnya oleh manajemen Sultan Mart Songgom.

“Dengan adanya Paguyuban Gantangan Brebes, segala sesuatu yang berhubungan dengan latber dan latpres bisa diseragamkan, kecuali masalah juri. Itu sebabnya, kami memakai juri independen dari Tegal dan Brebes yang memiliki kapasitas serta dinilai fairplay oleh para kicaumania,” papar Om Toni Brebes, sapaan akrab Om Sultoni.

Om Toni berharap, suatu saat nanti Weringin BC bisa menjadi barometer gantangan di wilayah selatan Tegal dan Brebes.“Kalau di wilayah pantura Tegal-Brebes ada Yudhistira BC, di bagian tengah-timur ada Kokaba BC, Kagok BC, dan Karpel  BC,” pungkasnya.

Kenari Lotus dan Pangeran berbagi gelar

Dalam latber sore itu, terjadi persaingan sengit di kelas kenari, terutama antara Lotus dan Pangeran. Lotus, kenari andalan Om Opy Fajri (Songgom) sukses menjuarai Kelas Mega Bintang. Juara kedua diraih Pangeran besutan Om Opick (Pakulaut, Margasari) dan Pangsit milik Om Hardani Hartoyo (Kalisalak, Margasari).

Kenari Pangeran
Kenari Pangeran milik Om Opick juara 1 dan 2.

Namun kenari Pangeran mampu melakukan revans saat menjuarai Kelas Bintang. Kali ini giliran Lotus berada di peringkat kedua.

Om Endra, plecimania dari BF Bengok, moncer bersama pleci Win Win. Gaconya ini sukses memenangi Kelas Mega Bintang. Tak hanya itu, Om Endra pun girang lantaran memperoleh bonus uang tunai Rp 50.000 dari pengelola Sultan Mart.

Om Endra, pemilik pleci Win Win
Om Endra (kiri), pemilik pleci Win Win.

Cucak hijau hanya digelar satu kelas (Mega Bintang) dan dimenangi Satria milik Om Anggi (Songgom). Seperti halnya Om Endra, Om Anggi pun mendapat bonus uang tunai Rp 50 ribu dari manajemen Sultan Mart. Juara kedua diraih cucak hijau Banaspati besutan Om Baim (Songgom Lor).

Om Anggi dan cucak hijau Satria
Om Anggi bersama cucak hijau Satria.

Dua kelas lovebird dimenangi burung berbeda. Lovebird Bellani orbitan Om Edi P (Larangan) menjuarai Kelas Mega Bintang, diikuti Surti milik Om David (Karang Sembung) dan Oxy andalan Om Indra “Si Kancil” dari TBC.

Lovebird Bellani
Lovebird Bellani milik Om Edi P (Larangan, Brebes).

Kelas Bintang dijuarai lovebird Citra milik Om Teguh Siwo (Songgom Lor). Lovebird Surti kembali harus puas di urutan kedua. Begitu pun Oxy yang untuk kali kedua nangkring di posisi ketiga.

Om Teguh dan lovebird Citra
Om Teguh: Lovebird Citra terbaik di Kelas Bintang.

Meski kali ini hanya menjadi runner-up sebanyak dua kali, penampilan lovebird Surti sukses mengumpulkan poin 1000, sejak mengikuti Liga Burung Weringin BC (LBW) yang dimulai tiga bulan lalu. Surti pun dinobatkan sebagai pemenang LBW.

Om David dan lovebird Surti
Om David bersama lovebird Surti, peraih LBW.

“LBW mulai kami terapkan tiga  bulan lalu. Dalam setiap latber dan latpres, juara pertama, kedua, dan ketiga memperoleh poin 100, 75, dan 50, baik di Kelas Mega Bintang maupun Bintang. Penghargaan LBW diberikan kepada burung yang mampu meraih poin 1000, dan ini berlaku untuk semua jenis burung yang dilombakan,” kata Om Warto, sekretaris Weringin BC.

Di sela-sela lomba, panitia membagikan doorprize kepada peserta yang burungnya belum berhasil menang dalam latberan. Hadiah yang diberikan berupa topi, kerodong, dan pakan burung; semuanya dari pengelola Sultan Mart.

Latber Weringin BC Songgom Brebes
Salah seorang peserta menerima doorprize.

“Terimakasih atas partisipasi para peserta dan dukungan Sultan Mart. Selanjutnya, kami tunggu sobat-sobat kicaumania dalam Latber Weringin BC di tempat yang sama, Kamis (31/3), dan even Medium Class Weringin BC hari Minggu 17 April 2016 mulai jam sepuluh pagi,” tandas Om Toni Brebes. (Julis Nur Hussein)

Latber Weringin BC Songgom Brebes
Guyub rukun para pemenang Latber Weringin BC Songgom Brebes.
Panitia Weringin BC dan juri
Beberapa kru panitia Weringin BC dan juri.

Hasil Latber Weringin BC | Galeri Gambar

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.