Cucak hijau Massaro tak terkalahkan di Road to The Ponk Trans Cup Boyolali

Om Iwan, kicaumania asal Boyolali, sukses mengorbitkan cucak hijau Massaro.Turun dua kali dalam even Latpres Road to The Ponk Trans Cup I di Pasar Sapi Singkil, Boyolali, Minggu (25/9), Massaro tak mampu dibendung lawan-lawannya. Dua gelar juara 1 pun direngkuhnya.

Sesuai dengan tajuknya, latpres kali ini digelar Komunitas Karanggeneng Berkicau (KKB) Boyolali untuk mensosialisasikan lomba burung berkicau The Ponk Trans Cup I yang akan berlangsung di lapangan yang sama, Minggu 16 Oktober 2016 (brosurnya sudah ada di Halaman Brosur Lomba Burung).

Dalam latpres ini, panitia yang digawangi Om Agung Agna (ketua KKB Boyolali) membuka tiga kelas (VIP, Bintang, dan Sejati) yang seluruhnya terdiri atas 16 sesi lomba.

Cucak hijau digelar dua kelas, yakni VIP dan Bintang, yang semuanya disapubersih cucak hijau Massaro. Gaco orbitan Om Iwan ini dua kali memaksa cucak ijo Arjuna milik Om Budi / Aryaning (Merapi Team) di posisi runner-up.

cucak hijau Massaro
Om Iwan moncer bersama cucak hijau Massaro.

Adapun juara ketiga pada kedua kedua kelas ini diraih Atom milik Om Iqbal (Pedhe Balap SF Musuk) dan Rosi kepunyaan Om Briyan dari Boyolali.

Selain Massaro, ada dua burung lagi yang sukses meraih double winner, yakni cendet Poniman besutan Om Aries (Duta P23B) serta kenari Avatar orbitan Om Dayat / Om Dobleh, spesialis kenari dari Istana BF Boyolali.

Cendet Poniman sukses menjuarai Kelas Bintang dan Sejati. Pada sesi pertama, burung ini mengalahkan cendet Castol orbitan Om Ajar W (Remok Dewe) dan Teko milik Om Gerrad (Roti Bakar SF).

Om Aries (Duta P23B)
Om Aries (Duta P23B): Cendet Poniman nyeri juara 1.

Kenari Avatar menjadi bintang di kelasnya. Gaco besutan Om Dayat  Om Dobleh ini tak terkalahkan pada dua kelas kenari kecil. Di Kelas Bintang A, Avatar mengalahkan kenari Arjuna milik Om W Adi S (Musuk) dan Pangliima Zero polesan Om Aditya (Prameswari).

Kelas Bintang B pun berhasil dimenangi Avatar. Posisi kedua dan ketiga juga ditempati musuh yang sama yakni Arjuna dan Panglima Zero.

Meski termasuk kenari kecil, Om Dobleh juga menurunkan Avatar pada kelas umum. Nyatanya, burung ini tetap mampu bersaing dengan kenari-kenari besar.

Avatar menempati posisi 3 di Kelas Kenari Umum Sejati, di bawah Raja Koboy milik Om Sapto (Boyolali) dan Piero yang juga besutan Om Dayat / Om Dobleh. Kelas Bintang dimenangi kenari Tecma andalan Om Agus Riza (Riza SF), disusul kenari Piero.

kenari Avatar
Kenari Avatar besutan Om Dayat / Om Dobleh juara 1, 1, dan 3.

Satu-satunya burung yang sukses mencetak kemenangan hattrick adalah lovebird Dea milik Om Dwi MG (MG SF Nogosari). Dea menjuarai Kelas VIP A, serta Bintang A dan B. Kelas VIP B dimenangi LB Bajul milik Kohtik (Putra Madun SF).

Om Agung Agna mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan-rekan kicaumania dari berbagai daerah di Boyolali maupun luar kota. “Kami mohon dukungan untuk gelaran The Ponk Trans Cup I di lapangan yang sama, Minggu 16 Oktober mendatang,” tandasnya. (OK-1)

Om Agung Agna
Om Agung Agna, ketua KKB Boyolali.

Hasil Road to The Ponk Trans Cup I (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.