Lovebird Awe We sapubersih 5 kelas di PBI Sleman Cup: Duta Plaza Cup dan Fitri BKS juara umum

Susah dipercaya, tapi itulah yang terjadi. Setelah menjuarai 11 kelas dalam even Bank Sumsel Babel di Palembang (6/11), lovebird Awe We kembali menyapubersih lima kelas yang dilombakan dalam gelaran PBI Sleman Cup di Taman Kuliner Condong Catur, Depok, Sleman, Minggu (13/11).

Hujan yang mengguyur wilayah Jogja dan sekitarnya hari itu tidak mengurangi antusias para peserta yang datang dari berbagai daerah, terutama para kicaumania di Blok Tengah, Blok Timur, Bali, serta Kalimantan. Jumlah tiket terjual tercatat 1.026 lembar.

PBI Sleman Cup (13/11)
Suasana lomba PBI Sleman Cup di Taman Kuliner Condong Catur, Depok, Sleman (13/11).

Lovebird Awe We milik Om Indra Andong (Pesut SF Samarinda) memperkuat rekan sekotanya, H Fitri BKS Samarinda. Awe We tampil di semua (5) kelas yang dilombakan, dan selalu mampu mengungguli lawan-lawan tangguhnya seperti Opium andalan Om Ferry Yong dari Kurnia BF (Duta Blacan Award), Putri Dewi dan Mantili (Sien Ronny SF Surabaya), Motose orbitan Om Rishal Ramadan (Duta Arya Wiraraja Cup), dan lain-lain.

Kemenangan quintrick ini makin mengkonfirmasi bahwa Awe We layak dinobatkan sebagai lovebird terbaik nasional sepanjang tahun ini. Burung ini sudah moncer di berbagai kota, berbagai blok serta pulau. Burung ini juga jawara lintas-event organizer (PBI, Radjawali Indonesia, BnR, Ronggolawe, dan EO independen).

Lovebird Awe We
Lovebird Awe We makin fenomenal.

Hasil yang diraih lovebird Awe We sekaligus memberi kontribusi poin cukup besar bagi Fitri BKS yang akhirnya meraih juara umum single fighter (SF) dalam even kemasan PBI Sleman dan Kambing Hitam BC tersebut.

Namun kekuatan Fitri BKS tak hanya bertumpu pada Awe We. Beberapa gaco andalan Fitri BKS yang dirawat Om Teddy dan Om Dicko di Jogja juga tampil menawan. Misalnya murai batu Sarno. Burung ini nyaris mencetak hattrick.

Di kelas bergengsi PBI Sleman, Sarno mengalahkan MB Perompak orbitan Om Ho-Ho Samudro (Duta Valentine) dan Bella Boy milik Om Yono Plaza (Duta Plaza Cup).

Murai batu Sarno
Murai batu Sarno milik Fitri BKS juara 1, 1, dan 2.

Kelas Sinar Bhakti juga dimenangi murai batu Sarno, unggul atas Dahlia 46 (Sien Ronny SF) dan Singo Mudo besutan Om Faizin DM, kicaumania asal Tegal yang memperkuat Duta Arya Wiraraja.

Sarno nyaris hattrick, namun digagalkan MB Anak Lanang besutan Om Dede / Om Pur (Brebes) pada Kelas Kambing Hitam. Anak Lanang bertengger di posisi pertama, disusul Sarno dan Bella Boy.

Dua dari tiga kelas anis merah juga dimenangi gaco Fitri BKS, yakni Sinar (Kelas PBI Sleman dan Kelas Kambing Hitam) nyeri juara 1). Kelas Sinar Bhakti dijuarai anis merah Aloha (Sien Ronny SF).

Fitri BKS juga meraih trofi juara 1 melalui kacer Kipas Sakti dan kenari Begundal. Di tengah dominasi kacer Hipnotis milik Om Bambang Honda (Duta Plaza Cup), Kipas Sakti mampu menjuara kelas ring (PBI Lestari Ring).

Kelas PBI Sleman dan Kambing Hitam dijuarai kacer Hipnotis. Pada kedua kelas ini, kacer Arjuna (Sien Ronny SF) selalu menempel di posisi runner-up. Arjuna kemudian menjuarai Kelas Sinar Bhakti.

Kacer Hipnotis
Kacer Hipnotis tampil garang dan nyeri juara 1.

( lihat juga Video setelan kacer Hipnotis jelang lomba )

Persaingan untuk perebutan gelar juara umum SF memang berlangsung ketat, khususnya antara Fitri BKS dan Sien Ronny. Apalagi Sien Ronny mendominasi kelas kenari yang dimainkan lima sesi. Hanya satu kelas yang terlepas, ketika kenari Begundal (Fitri BKS) menjuarai Kelas Kalitan Kambing Hitam.

Empat kelas lainnya dimenangi Sien Ronny, masing-masing melalui kenari Sambalado (Kalitan Sinar Bhakti), Buto Ijo (PBI Sleman), serta Huru-Hara (Kambing Hitam dan Sinar Bhakti).

Kenari Huru Hara
Kenari Huru Hara dua kali juara 1 + sekali juara 2.

Dua cucak hijau Sien Ronny juga meraih juara 1, yakni Persebaya (terbaik di Kelas PBI Sleman) serta New Rimba Sakti (Kambing Hitam). Poin bagi Sien Ronny juga bertambah ketika cucakrowo Alpacino dan cucak jenggot Micky Mouse meraih juara 1.

Cucak hijau New Rimba Sakti
Cucak hijau New Rimba Sakti terbaik di Kelas Kambing Hitam.

Secara keseluruhan, Fitri BKJ meraih 11 trofi juara 1 dan 7 kali juara 2. Untuk penentuan juara umum BC dan SF, yang dihitung hanya poin juara 1 (100) dan juara 2 (50). Namun khusus juara di kelas ring, poinnya dikalikan dua.

Untuk kelas ring, Fitri BKS sekali juara 1 dan tiga kali juara 2, atau mendapat tambahan poin 250. Jadi total poin yang diperolehnya tercatat 1.700. Adapun Sien Ronny SF mengoleksi 10 trofi juara 1 (termasuk 2 kelas ring) serta 7 kali juara 2, dengan total poin 1.550.

Gelar juara umum BC diraih Duta Plaza Cup yang akan menggelar kontes nasional Plaza Cup 5 di Kota Semarang, 15 Januari 2017. Duta Plaza Cup sukses meraih dua gelar juara 1 dan tiga kali juara 3. Dua gelar terbaik diraih kacer Hipnotis milik Om Bambang Honda.

Beberapa kicaumania yang hendak mengadakan even akbar juga turut meramaikan PBI Sleman Cup. Selain Duta Plaza Cup, ada juga Duta Blacan Award, Duta Arya Wiraraja, Duta Wali Kota Malang, Duta Arema Cup, dan Duta Valentine.

Duta Valentine meraih double winner melalui cendet Sangkakala andalan Om Robert Pemburu dari Bondowoso. Gaco tangguh milik Om Temox’s Pati (Duta Plaza Cup), yakni cendet Westerling, harus puas menjadi runner-up sebanyak dua kali. (OK-1)

Cendet Westerling
Cendet Westerling dua kali runner-up.

Hasil Lomba PBI Sleman Cup (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.