Andre beli 50% Saham kenari Van Helsing: Update video dan audio !

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Wah, ada perkembangan baru nih seputar kepemilikan burung berkicau. Biasanya, apabila sudah kepincut, seorang kicaumania akan membeli –bahasa halusnya take-over— burung yang diincar. Jadi, burung ini seratus persen beralih kepemilikan dari pemilik lama ke pemilik baru. Tapi yang terjadi pada kenari Van Helsing milik Waqi Wafi agak berbeda. Tertarik prestasinya yang terus meroket, Andre “Obelix” Sutanto membeli 50% saham kenari milik sahabatnya itu.

Kenari Van Helsing
Kenari Van Helsing menang beruntun sejak awal Februari 2014.

Ya, ini merupakan transaksi yang cukup unik, dan bisa menjadi pola baru dalam pembelian gaco-gaco berprestasi. Tetapi pola ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sudah bersahabat. Susah dilakukan dua kicaumania yang hanya saling kenal, apalagi sebelumnya sama sekali tidak pernah saling mengenal.

Pembelian 50% saham Van Helsing menyiratkan bahwa kenari lomba pun kini bisa berfungsi sebagai “perusahaan”, atau setidaknya ATM hidup bagi pemegang saham. Tentu ini bukan hanya berlaku untuk kenari saja, melainkan juga pada jenis burung kicauan lainnya.

Waqi Wafi
Waqi Wafi

Seperti diketahui, lomba burung memiliki banyak dimensi. Ada pemain yang sekadar puas kalau gaconya menang, tetapi bukan rahasia lagi kalau sebagian besar pemain mengincar hadiah uang.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Beberapa even di Jabodetabek acapkali memberi hadiah besar, bahkan hingga Rp 50 juta, meski biasanya terbatas pada kelas utama yang didominasi murai batu, kacer, lovebird, dan cucak hijau.

Belakangan, pamor kenari dalam lomba burung makin meningkat, dan beberapa kali dimasukkan ke kelas bergengsi pula. Jika dalam satu even mampu mencetak double winner, apalagi hattrick, tentu hadiah uang yang dikantongi cukup besar.

Belum lagi kalau seorang pemain, atau katakanlah duet pemain, menurunkan gaconya sedikitnya tiga kali dalam sebulan, tentu makin bertumpuk pula rupiah di bawah bantal, he.. he.. he..

Andre Sutanto
Andre Sutanto

Dalam konteks lebih luas, penerapan saham kepemilikan seekor atau beberapa ekor burung juga bisa membawa keuntungan lain yang jarang kita fikirkan sebelumnya.

Misalnya, ada pemain berkocek tebal, dan ingin membeli ketika prestasinya masih bagus. Tentu harga akan lebih mahal daripada sebelumnya.

Selain itu, jika burung mau dijadikan indukan, ini juga mempunyai keunggulan kompetitif. Apalagi jika pasangannya juga memiliki trah juara, tentu peluang memperoleh anakan berkualitas makin besar.

Risikonya, karena burung adalah mahkluk bernyawa, tentu ada berbagai kemungkinan yang sejak awal sudah disadari. Namun, secara keseluruhan, investasi di bidang kenari tetaplah sangat menguntungkan, baik sebagai burung lomba maupun burung penangkaran.

Dalam transaksi yang bersifat take-over, ada dua model yang dilakukan pemilik baru. Pertama, ia akan mengambilalih semua perawatan burung. Entah ditangani sendiri, atau dipercayakan kepada perawat yang ditunjuknya sendiri. Biasanya pemilik baru akan menanyakan pola perawatan yang dilakukan pemilik lama.

Kedua, dia tetap menyerahkan perawatannya kepada pemilik lama, atau perawat yang sejak awal menanganinya. Contohnya lovebird Golden Boy, yang dibeli Om Hany dari Brother SF. Sampai saat ini, perawatan tetap dipercayakan kepada Rizal Brow (JBF). Rizal merupakan pemilik lama (bersama Eko JBF), dan sehari-hari merawat langsung Golden Boy.

Lalu, bagaimana dengan perawatan kenari Van Helsing setelah 50% sahamnya dibeli Andre? Ya, tidak jauh berbeda dengan pola kedua. Artinya burung tetap ditangani Om Waqi yang sehari-hari memang dikenal sebagai pengorbit kenari bertangan dingin.

Sejauh ini, sudah ada beberapa kenari jawara milik bersama (Andre + Waqi) yang dirawat Om Waqi, misalnya Snow White dan Sekar Jagad.

Andre Sutanto dan Waqi
Waqi Wafi (kiri) dan Andre Sutanto selalu kompak dalam mengorbitlan kenari.

Kenari Van Helsing dalam beberapa bulan terakhir ini terus bersinar prestasinya. Dalam kontes HUT TVRI Jabar (2/3), kenari standar kecil ini mencetak double winner. Sebelumnya, burung ini menjuarai Media BnR Cup di Lapangan Banteng Jakarta, 23 Februari lalu, dan nyeri juara 1 saat berlaga dalam Road to Presiden Cup 3 di Bandung, 9 Februari 2014.

Andre dan Waqi berencana menjadikan Van Helsing sebagai amunisi Jatim Raya Team dalam berbagai lomba burung, khususnya di kelas kenari standar kecil. “Burung ini rencananya akan kita turunkan pula dalam Presiden Cup III di Jakarta, Juni mendatang,” kata Andre.

Om Waqi yang semula mukim di Bandung, dan kini tinggal di Bogor, memperoleh Van Helsing saat tampil dalam Latpres Teras Air Terjun di sekitar Bogor. Saat itu burung tampil sebagai juara pertama, atas nama pemilik lama: Boy (bukan Bang Boy, lho…).

“Ketika masih di pemilik lama, Van Helsing sudah sering juara. Namun karena lomba yang diikutinya kelas pinggiran, jarang sekali terekspose media,” kata Om Waqi. Setelah di tangannya, Van Helsing mulai tampil dalam lomba-lomba dengan level lebih tinggi, bahkan sudah berkelas nasional seperti Media BnR Cup dan HUT TVRI Jabar.

Menurut pemilik lama, Van Helsing merupakan hasil persilangan antara kenari lokal dan kenari holland. Durasi kerjanya memang panjang sekali.

Dalam video terbarunya, yang diunggah di youtube, Van Helsing direkam dengan durasi 41 detik. Tetapi, awal suara langsung terisi yang menandakan sebelum direkam sudah bunyi. Sebaliknya, akhir rekaman terputus yang menunjukkan burung sebenarnya masih bunyi.

Berikut ini video terbaru kenari Van Helsing yang diunggah Om Waqi di youtube, meski ada “gangguan” suara lain di bagian tengah, dan kualitas rekaman yang kurang stabil volumenya. Tetapi cukuplah untuk menggambarkan betapa panjang durasi kerjanya:

(Download Video    |   Download Audio)

Om Kicau telah mengkonversi video di atas menjadi sebuah audio mp3, dengan beberapa editing ringan untuk mengurangi gangguan suara lain. Berikut ini hasilnya (untuk download, pencet saja link Download Audio di atas):

Ngomong-ngomong, berapa sih nilai saham yang digelontorkan Andre kepada Waqi? Wah, tentu susah untuk membongkar rahasia dapur mereka.

“Tentu saja, nilai sahamnya berbeda dari saat saya membelinya dulu. Karena sudah sering juara, tentu nilainya sudah naik. Tetapi berapa persisnya, biarlah hanya saya dan Andre saja yang  tahu. Sekarang, Van Hellsing sudah menjadi milik berdua: saya dan Andri,” kata Om Waqi. (Waca)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

6 Comments

  1. Okk makasih om….jadi nambah semangat nih…krna kbtulan ane jg pnya kenari taiwan.tp suara’a monoton cengkok’a kurang.tp pernah juara 3 kali klas latber……sukses selalu omkicau.com

    • Menurut Om Waqi, berdasarkan keterangan pemilik lama, silangan kenari lokal dan kenari holland. Kalau soal kenari taiwan bisa juara nasional, regional, lokal, atau latber, semuanya tergantung kinerja burung.

Komentar ditutup.