Suara lantang burung bull-headed shrike untuk masteran cendet

Cendet termasuk jenis burung kicauan yang punya banyak penggemar di Indonesia maupun negara-negara di Asia lainnya. Burung predator kecil ini terdiri atas beberapa spesies yang tersebar di seluruh dunia. Salah satunya adalah bull-headed shrike (Lanius bucephalus) yang punya suara tajam dan cukup rapat. Suara lantangnya cocok untuk dijadikan masteran bagi burung cendet kesayangan Anda.

Bull-headed Shrike Lanius bucephalus, Photo © Andreas Kim (Birdskorea.org)
Bull-headed shrike (Lanius bucephalus) | Foto: Andreas Kim (birdskorea.org)

Burung ini disebut bull-headed shrike, karena memiliki bentuk kepala yang besar. Bentuk kepala ini sering dikait-kaitkan dengan kecerdasan burung. Tak jauh berbeda dari beberapa jenis cendet lainnya, bull-headed shrike punya kepandaian dalam meniru beragam suara burung lain dengan sangat fasih.

Di Jepang, burung dari keluarga Lanidae ini disebut mozu (モズ) dan menjadi fauna identitas untuk Prefektur Osaka. Bull-headed shrike memiliki wilayah persebaran di hampir semua kawasan Asia Timur, terutama Jepang, Korea, China, bahkan sampai Rusia. Pada musim dingin, mereka melakukan migrasi ke selatan ((Taiwan, Hongkong, dan Vietnam) untuk mencari perlindungan dan pakan.

Postur tubuhnya sedang, dengan panjang sekitar 19 – 20 cm. Burung jantan bisa dibedakan dari mahkotanya yang berwarna kecokelatan, alis putih dengan topeng hitam menutupi seluruh mata hingga pangkal paruh. Tubuh bagian atas abu-abu kecoklatan, sayap hitam bercoret putih.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM

Adapun burung betina mempunyai penampilan yang sama persis, namun warnanya cenderung kusam / pudar , dan tidak memiliki coretan putih pada bagian sayapnya.

Bull-headed shrike yang bersuara lantang
Burung bull-headed shrike berjenis kelamin jantan.

Pakan utamanya serangga seperti kumbang yang terbang dan jangkrik. Dengan gerakan yang lincah, spesies cendet ini akan mengejar dan menangkap mangsanya yang sedang terbang. Selain serangga, bull-headed shrike sering juga memangsa hewan lain seperti kadal, katak, bahkan tikus kecil.

Ada satu kebiasaan unik burung ini, yaitu menancapkan mangsa buruannya pada sebuah duri / impala. Kebiasaan tersebut untuk memudahkannya dalam mengoyak dan memakan buruannya, sekaligus tempat penyimpanan pakan dan penanda wilayah kekuasaan mereka.

Kebiasaan unik burung cendet menancapkan mangsanya pada sebatang duri
Kebiasaan unik burung cendet menancapkan mangsanya pada sebatang duri.

Bull-headed shrike membangun sarangnya di antara rumpun-rumpun bambu atau semak belukar. Burung betina bertelur sebanyak 2-6 butir, lalu mengeraminya selama 14 – 15 hari. Setelah dirawat selama 14 hari, anakan burung cendet ini mampu keluar dari sarangnya.

Bull-headed shrike memiliki suara asli yang cukup lantang dengan lagu-lagu yang tajam dan irama cepat. Sepintas suaranya terdengar mirip suara cililin, atau terkadang mirip suara cucak jenggot bahkan lovebird.

Bagi cendet mania, suara lantang bull-headed shrike bisa dimanfaatkan untuk memasteran burung cendet maupun jenis burung lainnya. Meski spesies ini tak bisa ditemukan di Indonesia, Anda bisa mendengar dan mengunduh suara kicauannya berikut ini.

Berikut suara kicauan lantang bull-headed shrike untuk masteran:

  • Suara bull-headed shrike – variasi 1
  • Suara bull-headed shrike – variasi 2
  • Suara bull-headed shrike – variasi 3

Unduh semua audionya di sini

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

2 Comments

  1. Mau nanya Om.
    Cendet ane umur 6-8 bulan
    tadinya ngriwik isiannya kluar. tpi akhir akhir ini isiannya ngk mau kluar cuma suara asli cendet aja..
    mohon solusinya Om..

Komentar ditutup.