Deteksi gangguan pernafasan pada burung

NEWCASTLE DISEASE (ND) / TETELO

Newcastle Disease (ND) atau tetelo, atau cekak, merupakan penyakit infeksi menular yang hingga kini masih menempati urutan teratas penyebab kematian unggas setelah Avian Influenza (AI).

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Tetelo disebabkan avian paramyxo virus serotipe 1, yang mempunyai struktur RNA. Virus ini mampu menggumpalkan sel-sel darah merah pada burung. Infeksi oleh virus ND yang tidak menyebabkan kematian akan menimbulkan kekebalan selama 6 – 12 bulan.

Tingkat keganasan

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Tipe serangan ND dapat dibedakan menjadi 3 bentuk berdasarkan tingkat keganasan (patogenitas) dari virus ND, yaitu :

  • Lentogenik, bentuk ND paling ringan yang hanya menyebabkan gangguan pernafasan.
  • Mesogenik, bentuk ND yang bersifat akut dan cukup parah.
  • Velogenik, bentuk ND paling ganas, bersifat akut, dan menimbulkan gejala yang sangat parah.
Baca juga  Resolusi 2013: Kembalikan pamor kenari, anis kembang, dan cucak jenggot di Jatim

Gejala klinis

Masa inkubasi sangat bervariasi, namun rata-rata 5 – 6 hari. Penyakit bisa berlangsung hingga 14 – 16 hari, sesuai dengan tingkat keganasan virus yang menginfeksi.

Gejala klinis juga sangat bervariasi, mulai dari yang sangat jelas sampai yang tidak jelas, tergantung dari keganasan virus yang menginfeksi dan daya tahan tubuh burung.

a. Gejala klinis berkaitan dengan pernafasan :

  • Burung sering batuk.
  • Burung kesulitan bernafas, akibat peradangan rongga hidung, trakea, larynx, dan paru-paru.
  • Keluar lendir dari hidung.
  • Nafas berbunyi (ngorok)

Jadi, gejala klinis yang berkaitan dengan pernafasan sama persis seperti penyakit pernafasan lainnya. Yang membedakan ND dari penyakit pernafasan lainnya adalah gejala klinis pada jaringan tubuh di luar saluran pernafasan, seperti dijelaskan berikut ini.

b. Gejala klinis non-pernafasan:

  • Nafsu makan menurun drastis.
  • Kotoran berwarna hijau, terkadang disertai gumpalan putih.
  • Seluruh tubuh gemetaran.
  • Burung mengalami gejala kelainan syaraf, misalnya kelumpuhan pada kaki dan / atau sayap, bagian leher sering terpelintir, dan burung sering berputar-putar. Tetapi gejala kelainan saraf ini biasanya muncul paling akhir.
Baca juga  Cep-cep, burung asli Bangka yang sedang naik daun

Penularan penyakit :

ND bisa menular melalui kontak langsung antara burung yang sakit dan burung sehat, melalui wadah pakan / minum, tenggeran, udara, manusia yang masuk kandang / sangkar, binatang peliharaan, dan burung liar.

Pengobatan:

Belum obat yang efektif untuk menyembuhkan tetelo. Tetapi untuk tipe tertentu, khususnya lentogentik, Anda bisa memberikan pengobatan menggunakan BirdPro.

Info selengkapnya mengenai pengobatan tetelo bisa dilihat kembali di sini.

Pencegahan :

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

  • Vaksinasi ND secara teratur. Namun, cara ini sangat jarang dilakukan para penangkar serta pemilik burung.
  • Rajin membersihkan kandang dari kotoran burung. Wadah pakan / minum dan tenggeran juga harus sering dibersihkan jika terlihat kotor.
  • Rutin menyemprot kandang / sangkar dengan desinfektan khusus burung, seperti FreshAves. Pasalnya, virus penyebab ND sebenarnya mudah dibunuh dengan desinfektan.
  • Ventilasi kandang harus bagus, dan sinar matahari bisa masuk ke kandang.
Baca juga  Racikan milet untuk burung pemakan biji bijian

Kembali ke halaman awal

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

23 Comments

  1. Salam kicau mania
    Om…sy punya murai bahan MU….makan semi poer and jangkrik rakus yang jadi masalah saya, kenapa bunyi trekkannya sama sekali tidak ada, mohon solusinya om…thnx.

  2. om….darurat ini butuh balasan cepet….heheh…MB pasamn 4grade punya ku ada lendir di tenggorokan membuat dia sering mangap-mngap.tapi di mata dan hidung tidak ada lendir..nafsu makan turun dan g bunyi lagi …..harap bantuan 911

  3. om mau tanya nih..,cucak ijoku kenapa ya napasnya bunyi ngorok padahal juga bunyi2 burungnya tapi volumenya gak mau keras..padahal paruhnya buka lebar..kadang2 megap2 tapi hidungnya kering gak ada tanda pilek..mohon solusinya om..makasih..

    • Kalau tidak bunyi, berarti tungau kantung udara. Tetapi karena masih bunyi, meski volume pelan, dan ada suara ngorok, berarti ada lendir yang mengering di saluran pernafasan.
      Untuk solusinya, mau tidak mau harus diobati. Silakan pakai merek apapun di pasaran. Kalau pakai produk Om Kicau, pilihannya Bird Twitter.
      Semoga membantu.

  4. Om.., saya mau tanya nih.. kebetulan saya menangkar murai batu dirumah, yang saya sesalkan/takutkan itu pada anakan trotol terkadang sakit seperti sesak nafas/nafas tersenggal-senggal ( Megap-megap ) bahasa kerennya.. ehehhehe.. sudah saya coba bermacam obat,, tapi tdk pernah satu pun yg berhasil selamat,. malah setelah saya obati malah mati… mungkin ada solusi atau rocomended obat buat trotol murai saya yg terjangkit penyakit tersebut.. oh ya, untuk kebersian kandang box penghangat trotol mesti saya bersihkan.. apa karena virus dari udara juga saya kuram paham. Mohon untuk di beri masukan ya om… atau saya harus pake obat” apa yg perlu saya pakai untuk berjaga jaga jika kemudian hari ada trotol seperti itu kmbli..

    Sebelumnya terima Kasih..

    salam . Wigi KM Mojokerto.
    085655300874

    • Kalau sampai tersengal-sengal, alias bukan sekadar serak, kemungkinan besar terserang tungau kantung udara (air sac mites). Kantung udara itu organ pernafasan sekunder yang mengelilingi paru-paru, jumlahnya bisa 6 pasang.
      Untuk mengobatinya, bisa diberikan BirdFresh, produk Om Kicau yang memang khusus mengatasi tungau kantung udara.
      Tetapi kalau hanya serak, tidak disertai tersengal-sengal, bisa diobati dengan BirdTwitter.
      Ya, begitulah Om, risiko bermain di barang bernyawa. Jangan patah semangat, semua penangkar besar dan sukses pasti juga pernah mengalaminya.
      Sukses selalu.

  5. om kenari saya suaranya serak, nafas megap2, paruh sering terbuka lebar.. sudah 2 bln lebih om. gmn cara nyembuhinnya om ?? mhn bantuannya om.. thanks..

  6. Sore om. Saya memiliki LB dengan kondisi kurang bersemangat/lesu. Bulu kurang rapi, bulu di sekitar hidung agak rontok, terus sering buka2 mulut seperti mau muntah dan kadang mengeluarkan suara. Apakah itu gejala terkena tungau kantung udara ya om? Mohon solusinya… Trimakasi sebelumnya.

  7. Om,murai saya kok tiba2 serak n hilang suara ya?sebelum serak,murai nya msh bunyi n nembak suara nya kenceng gt..hbs tu tiba2 serak n hilang suara..kira2 kenapa ya? N obat yg cocok utk tu apa ya?thanks om.

    • He.. he.., kalau BirdVit memang bukan obat, tetapi multivitamin untuk menjaga kondisi burung selalu fit.
      Kalau batuk-batuk saja, coba dikasih BirdTwitter. Batuk sebenarnya berasal dari lendir di trakea / tenggorokan, tetapi dalam bentuk kering. Kalau batuk dan bersin, berarti lendirnya basah.
      Semoga cepat sembuh.

  8. Om mau nanya,murai saya batuk2 selama 3 minggu lepas itu 3hari nggak mau makan dan akirnya senasip ma natalia,kira2 sakit apa om dan apa obatnya.dan sekrg tinggal betinanya.

  9. om mau tnya……..?? muraiku dirumah kok sebentar2 buka puruh knp ya…….sdh ku kasi BIRDVIT tp kok tetap……..

  10. Alangkah baiknya apabila saat itu Om Gun membawa jasad/bangkai MB “Natalia” ke Dokter hewan yaa OmKicau, untuk di Autopsi/diteliti demi mengetahui penyebab utama kematian MB “Natalia” apakah dikarenakan (Virus,Bakteri atau lainnya) sehingga hasilnya bisa menjadi bahan pelajaran dalam merawat atau mengatasi apabila gejala serupa menyerang.

    Wassalam,
    Salam Kenari Mania

    • Nah, silakan diperiksa dulu apakah ada gangguan lain di luar gangguan pernafasan. Kalau hanya spesifik nafas, silakan periksa gejalanya berdasarkan empat jenis penyakit yang khusus menyerang organ pernafasan.
      Kalau masih bingung, mohon kirim email ke redaksi@omkicau.com, kemudian jelaskan gejala yang muncul.
      He.. he.., meski kenari yang mati tidak hidup lagi, setidaknya ke depan kita bisa mengantisipasi jika terjadi kasus serupa.

Komentar ditutup.